Tampilkan postingan dengan label hum-training. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hum-training. Tampilkan semua postingan

K.D.R.T

Sore itu aku, CL, dan Nia lagi ngobrol di depan humTraining.
kami sedang ngobrolin banyak hal, mulai dari film, temen2 kami yang laen, adek2 kami, banyak banget..

lalu, tiba2..
PYAAAAR !!!
ada suara benda pecah..
suaranya berasal dari rumah di depan (kami lagi duduk2 di teras)..

'aah, biasa aja..' -pikir kami
trus kami nglanjutin ngobrol..
asyik banget kami ngobrol sampe..


PYAAAR !! PYAAAR !!
' udah mas, udah... ' -suara cewek
'hwaaaaaaaa!!!' -suara anak kecil nangis

otomatislah, kami yang lagi asyik mengobrol jadi menghentikan pembicaraan..
secara otomatis pula, kami ber3 menoleh ke arah rumah yang menjadi sumber suara tadi..

CL : 'KDRT !!'
aku : 'masa sih ??'
CL : 'iyaa.. tadi ada suara mecah2,,'
aku : 'trus ada suara cewek sama anak nangis..'
CL : 'iya kan ??'
aku : 'iya ya..'
Nia : 'bentar-bentar aku cek dulu, koq tiba2 sepi ya ??'
'jangan2 udah mati !!'
aku : 'iih iya !! kq sepi ya ??'
Nia : 'udah mati mungkin, bentar aku intip dulu ya..'
aku : 'kalo bener udah mati, berarti Qt jadi saksi kunci loh !!!'
CL : 'inget!! inget jam kejadiannya tadi.. jam berapa sekarang ?? oh.. jam 5 lebih 13 menit.. diinget loh...!'
aku : 'iya,,! pokoknya tadi ada 2X suara benda pecah trus jeritan (jeritan??)'
Nia : 'iih.. beneran gak ada tanda2 apa2 di rumahnya.. sepi banget!!'
CL : 'beneran mati tuh..'
aku : 'pokoknya Qt yang jadi saksi kunci loh kalo sampe kenapa2.. '


*well..
kami -agak- lebaaay ya...

K.A.K.I C.O.W.O.K

beberapa waktu yang lalu, setelah akhirnya aku menyelesaikan ujian-ujianku, aku bersama temenku menghabiskan waktu bersama di sebuah home-training.
untuk apa??
ya itu tadi, menghabiskan waktu tanpa menghabiskan uang.
biasanya kami menghabiskan waktu dengan jalan-jalan di mall.
memang, waktu bisa cepet habis di sana,
begitu juga dengan uang..

kembali ke home-training,, di sana kami punya beberapa kenalan,
banyak diantaranya yang sudah lama kenal,
ada yang baru kenal,
ada juga yang belum kenal,
ada yang pernal kenal(an) tapi terus lupa.
disana, waktu itu, yang banyak orang-orang yang lebih tua daripada kami
(aku dan temanku,Claudia)

waktu itu, aku dan Claudia baru selesai berlatih bernyanyi
(jangan tanya kenapa kami berlatih bernyanyi).
kami mengobrol dengan beberapa senior kami.
ada 5-6 orang disana, saat itu, hanya aku dan Claudia yang perempuan.
seorang kakak kami, sedang cedera.
dia tidak sengaja menginjak potongan kaca, jadi telapak kakinya terluka dan berdarah.

Sambil duduk dan mencoba mengeluarkan potongan kaca tadi
(sambil merintih,,..ahh!!..ahh!!),Claudia duduk di sebelahnya, sambil ikutan meringis, dan merintih.. aku?
aktif!!
aktif melihat..

waktu 'si kaca' itu berhasil dikeluarkan, kakaknya tadi, panggil aja kak Blackberry, cerita tentang pengalamannya.
dulu dia pernah mengalami hal yang lebih mengerikan berkenaan dengan beling dan telapak kaki. ceritanya,
waktu main futsal, dia yang semula bermain sambil lepas kaki, mau memakai kembali sepatunya.
langsung pake aja dia!!
waktu udah jalan (ato kembali bermain,ya?) dia ngrasa basah.
jadi telapak kakinya kok kerasa basah gitu, padahal lapangannya enggak basah. trus dia ngeliat sepatunya.
EH!!
ternyata ada beling 'nancep' di sol sepatu futsalnya. kalo aku liat dari apa yang digambarkan sama kak Blackberry itu, 'si kaca' itu sekitar 5-7 cm gitu, yang jelas sol sepatunya sobek, dan tembus ke dalam.
waktu dilepas sepatunya, apa yang terlihat??
kakinya sudah berlumuran darah.. -_-

ada kakak yang laen yang ngobrol bersama kami di situ, panggil aja kak Blueberry.
dia cerita tentang pengalamannya yang sama tentang telapak kaki.
kali ini bukan sama beling, tapi sama benda-yang-buat-nancepin-kertas-di-gabus.
ceritanya dia, dia jalan, trus tiba-tiba ada yang nancep di sol sepatunya dia.
enggak sadar
baru sadar setelah lama jalan, kok rasanya licin..
ternyata ada benda tajam yang menancap di sepatunya.
aku lupa apakah kakinya terluka apa tidak (kayaknya luka dech!! cuz bendanya itu gede,bo...)

lain dengan kak Rasberry, dia cerita waktu lagi maen juga.
kayaknya basket, waktu sedang maen, kakinya kerasa pusing.
pusing, seperti kalo lenganmu habis disuntik..
setelah dilihat, ternyata, darah udah dimana-mana..

kak Blackberry, cerita (dengan semangat) sambil menunjukan bekas-bekas lukanya, luka habis maen basket-lah, apa-lah,dll..

yang bikin aku heran, kenapa sampe luka parah gitu, mereka
(kakak-kakak Berries) enggak ngerasa apa-apa.
cuman ngerasa 'basah', licin, dan 'pusing', padahal darahnya sampe mana-mana..

Claudia, cuman menimpali, "makanya kaki cowok enggak pernah bisa mulus.."